Selasar Si Fakir

kliklah di sini untuk terus menghidupkan blog ini

Catatan Popular

Enter your email address:

Delivered by FeedBurner

Cari Blog Ini

Memuatkan ...

Ketahui Pagerank Blog Anda

Check Page Rank of your Web site pages instantly:

This page rank checking tool is powered by Page Rank Checker service

tweet twiit

03 Mac 2011

PANJI - PANJI DI PADANG MAHSYAR

Arafah tempat perhimpunan jemaah Haji

Setelah manusia dibangkitkan dan selesai penghalauan seluruh manusia ke padang Mahsyar dihari kiamat , maka jadilah manusia – manusia itu berkumpul dalam satu arena yang sangat luas .Di situ semua manusia berkumpul iaitu sejak zaman Nabi Adam a.s hinggalah manusia yang paling akhirdimatikan . Mereka semua disuruh berbaris dan menunggu satu pemeriksaan serta penghakiman yang maha adil dan menakutkan dalam persidangan Mahkamah Allah.

Masing-masing diliputi rasa takut,khuatir,sedih, gelisah , bingung,bimbang serta panik. Masing-masing menyesal diri dan tertanya-tanya , ke Neraka manakah aku ini?Bagi mereka yang berbuat dosa di dunia ini akan menanti dengan penuh rasa berdebar dan gementar , kalau boleh mahu di hidupkan semula di dunia dan mahu jadi hamba yang taat dan patuh dengan hukum-hakam Allah .Tapi apa kan daya nasi sudah menjadi bubur. Kini mereka menanti apakah pembalasan atau hukuman yang akan Allah jatuhkan ke atas mereka.

Dalam pembicaraan di padang Mahsyar, semua manusia akan berbaris dan berkumpul dengan pemimpin-pemimpin yang mereka ikuti sewaktu hidup di dunia dahulu .Sebagaimana telah di tegaskan oleh Allah S.W .T yang berbunyi ;“ Ingatlah suatu hari (yang dihari itu ) , kami panggil tiap umat dengan pemimpinnya ’’.

Di perhimpunan agung padang Mahsyar itu akan dipasang bendera , sepanduk dan panji-panji sebagai tanda pengenal golongan umat manusia . Bendera dan panji-panji itulah yang disebut “ Liwaul hamdi ’’ iaitu bendera pujian. Umat islam akan berbaris dengan beberapa barisan di bawah panji-panji , sesuai dengan apa yang telah mereka taati dalam hidupnya . Apakah ia ahli yang jujur, seorang yang zalim, zuhud, dermawan, syuhada’, qari, muadzin atau sebagainya; ini semua akan ada panji-panjinya dan pemimpin-pemimpinnya sendiri .

Dalam satu riwayat bahawa Rasulullah s.a.w ditanya tentang bendera pujian mengenai panjang dan lebarnya .Maka baginda bersabda :“ Panjangnya dapat ditempuh 1000 tahun , dimana tertulis ‘Laillaha illallah Muhamadarasulullah ’ . Dan lebarnya antara langit dan bumi .Adapun bahannya dari yakut yang merah , tiangnya dari perak yang putih dan zabarjut yang hijau. Ia mempunyai tiga buah menara dari Nur (cahaya). Satu cahaya kearah timur , satu cahaya ditengah-tengah dunia dan yang satunya berada di arah barat.

Pada menara itu tertulis tiga baris ;

Baris pertama tertulis : ‘Bismillahir Rahman Nir Rahim’- Ertinya : Dengan nama Allah yang maha pemurah lagi maha penyayang .

Baris kedua tertulis : ‘Alhamdulillah Hirabbil Alamin’ 
 Ertinya:Segala puji bagi Allah seru sekalian Alam .

Baris ketiga tertulis : ‘Laillaha illallah Muhamadarasulullah’
Ertinya : Tiada Tuhan selain Allah dan Muhamad utusan Allah .

Adapun setiap baris jaraknya dapat ditempuh 1000 tahun .Disamping terdapat 70,000 bendera . Setiap satu bendera di bawahnya terdapat 70,000 barisan Malaikat , setiap barisan terdiri dari 50,000 Malaikat yang sama bertasbih kepada Allah dan meMahasucikanNYA ’.

Perlu dimaklumi bahawa sifat-sifat dan keadaan ‘Liwaul Hamdi ’. Ini mungkin banyak menimbulkan pertanyaan bagi akal . Namun kerana itu adalah satu hal yang ghaib , maka Allahlah yang Maha Mengetahui sebenarnya dan Maha Kuasa atas segala sesuatu .

Imam Al-Jurjani menerangkan makna ‘Liwaul Hamdi’.Bendera pujian berada pada kekuasaan Allah . Bahawasanya kelak di hari kiamat ,bendera itu di pasang pada sisi Nabi Muhamad s.a.w .Adapun para mukmin berada di kanan kiri bendera Nabi , sedangkan orang kafir berada dalam azab sengsara bersedia untuk menjadi kayu bakar api neraka selama bendera itu di pasang dan berkibar . Jika bendera itu dipindahkan, maka di kala itu orang-orang kafir akan di halau untuk terjun ke dalam neraka .

Wal iyazubillah ….

Bendera-bendera itu akan di pegang oleh pemimpin-pemimpin kebenaran dan dibawahnya terdapat barisan-barisan pengikutnya . Bendera itu dipasang dan dikibarkan oleh :

Bendera pertama -Bendera Kebenaran
Bendera ini akan di kibarkan oleh Saidina Abu Bakar As Siddiq r.a.
Bagi semua orang yang benar dan jujur akan berada dibawah naungan panji-panji ini .

Bendera Kedua- Bendera Fuqaha
Bendera ini akan dikibarkan oleh Saidina Muaz bin Jabal r.a .Bagi semua orang yang alim lagi fiqih akan berada di bawah naungan panji-panji ini .

Bendera Ketiga - Bendera Zuhud
Bendera ini akan dikibarkan oleh Saidina Abu Dzar r.a .Bagi semua manusia yang
menjiwai dan hidup cara zuhud akan berada di bawah bendera ini.

Bendera Keempat -Bendera Dermawan
Bendera ini akan di kibarkan oleh Saidina Uthman bin Affan r.a . Bagi semua para
dermawan akan berada di bawah bendera ini .

Bendera Kelima – Bendera Syuhada
Bendera ini akan di kibarkan oleh Saidina Ali r.a .Bagi setiap orang yang mati syahid
akan berada di bawah bendera ini .

Bendera Keenam -Bendera Qurra’
Bendera ini akan di kibarkan oleh Ubbaya bin kaab r.a .Bagi setiap para Qarri akan
berada di bawah bendera ini .

Bendera Ketujuh -Bendera Muadzin
Bendera ini akan di kibarkan oleh Saidina Bilal r.a .Bagi semua para Muadzin akan
berada di bawah bendera ini .

Bendera Kelapan -Bendera ini bagi orang yang di bunuh secara aniaya.
Bendera ini akan di kibarkan oleh Saidina Hussain r.a. Bagi orang yang dibunuh dengan aniaya akan berada di bawah bendera ini.

Tiada ulasan:

Catat Ulasan