Selasar Si Fakir

kliklah di sini untuk terus menghidupkan blog ini

Catatan Popular

Enter your email address:

Delivered by FeedBurner

Cari Blog Ini

Memuatkan ...

Ketahui Pagerank Blog Anda

Check Page Rank of your Web site pages instantly:

This page rank checking tool is powered by Page Rank Checker service

tweet twiit

11 Julai 2010

INILAH REALITI KEHIDUPAN

Hidup ini rasanya kalau tak ada dugaan langsung, seumpama dunia tiada lautan. Tanpa ada rasa ombak yang membadai, tanpa menempuh gelora taufan laut maka dunia tak akan disebut dunia. Fakir rasa begitulah hidup ini, manusia tidak pernah akan sepi dari dugaan yang datang silih berganti. Dugaan yang datang dalam kesenangan, yang datang dalam kesusahan dan kepayahan, tidak diundang dalam keadaan suka maupun duka. Menambah kejutan ketika hilai tawa dan merenggut rasa ketika meraung kecewa.

Dikala itu tiada penawar yang terlebih ampuh selain dari bersabar dan redha, walaupun pahit sepahit-pahitnya.
Bagaimana kita mengolahkan diri untuk berdepan dengan dugaan juga merupakan vaksin yang bagus untuk menentukan dayatahan kita mengharungi dugaan tersebut. Dugaan tidak pernah menyeronokkan, ia membawa kekusutan dan kecelaruan yang besar. Jika kita berjaya menemukan penawar dan vaksin yang ampuh maka disitulah nilai dan kualiti kita dalam mengharungi sisa hidup dan nilai kita di hadapan Allah suatu waktu nanti.

Warna-warna kehidupan yang bersulamkan berbagai cabaran dan dugaan yang perlu ditempuhi, akan menghasilkan tenunan jatidiri yang hebat jika terasnya sentiasa bersabar dan tidak mudah putus asa. Mudah untuk mencoret dan berceloteh meminta dan mengingatkan orang untuk bersabar dan tidak putus asa, tapi apakah pilihan yang ada?

Terlalu sedikit orang yang dapat menyelami dan berkongsi masalah orang lain, sampai rebah menyembah bumi pun terkadang tak ada sesiapapun yang akan menghulur simpati. Yang tersenyum sinis, menghentam dan menanam tebu di tepi bibir memang kuantitinya melebihi had buat orang yang sedang berdepan dengan masalah dan dugaan itu. Seandainya menolong sekalipun sudah tentu mahukan imbalan balik seperti pujian dan sanjungi mata-mata yang sedang memandang. INILAH REALITI KEHIDUPAN.  Namun disebalik semua itu masih ada yang benar-benar ikhlas membantu dan layak digelar sebagai insan sejati....berapa ramai?

Hidup ini merupakan suatu perjalanan yang penuh rahsia yang akan tersingkap jawabannya satu persatu dalam menempuh ranjau untuk terus mengharungi ertinya sebuah kehidupan. Dugaan dan cabaran itulah rencah dan asam garamnya yang menghasilkan hidangan lazat sebuah kehidupan apabila tabah mengharunginya dikemudian hari kelak.

wallahualam......

Tiada ulasan:

Catat Ulasan