Selasar Si Fakir

kliklah di sini untuk terus menghidupkan blog ini

Catatan Popular

Enter your email address:

Delivered by FeedBurner

Cari Blog Ini

Memuatkan ...

Ketahui Pagerank Blog Anda

Check Page Rank of your Web site pages instantly:

This page rank checking tool is powered by Page Rank Checker service

tweet twiit

05 Disember 2010

Syair Sidang Fakir Empunya Kata -Syeikh Hamzah al Fansuri

Sidang fakir empunya kata

Tuhanmu zhâhir terlalu nyata
Jika sungguh engkau bermata
Lihatlah dirimu rata-rata


Kenal dirimu hai anak jamu

Jangan kau lupa akan diri kamu
Ilmu hakikat yogya kau ramu
Supaya terkenal akan dirimu 


Jika kau kenal dirimu bapai

Elokmu itu tiada berbagai
Hamba dan Tuhan dâ‘im berdamai
Memandang dirimu jangan kau lalai 


Kenal dirimu hai anak dagang

Menafikan dirimu jangan kau sayang
Suluh itsbât yogya kau pasang
Maka sampai engkau anak hulu balang


Kenal dirimu hai anak ratu

Ombak dan air asalnya satu
Seperti manikam much îth dan batu
Inilah tamtsil engkau dan ratu 


Jika kau dengar dalam firman

Pada kitab Taurat, Injil, Zabur, dan Furqân 
Wa Huwa ma‘akum fayak ûnu pada ayat Qur‘an
Wa huwa bi kulli syai‘in muchîth terlalu ‘iyân 


Syariat Muhammad ambil akan suluh

Ilmu hakikat yogya kau pertubuh
Nafsumu itu yogya kau bunuh
Maka dapat dua sama luruh


Mencari dunia berkawan-kawan

Oleh nafsu khabî ts badan tertawan
Nafsumu itu yogya kau lawan
Maka sampai engkau bangsawan 


Machbûbmu itu tiada berch â‘il

Pada ainamâ tuwallû jangan kau ghâfil
Fa tsamma wajhul-L âhisempurna wâ shil
Inilah jalan orang yang kâmil 


Kekasihmu zhâhir terlalu terang

Pada kedua alam nyata terbentang
Pada ahlul-ma‘rifah terlalu menang 
Wâ shil nya dâ‘im tiada berselang 


Hapuskan akal dan rasamu

Lenyapkan badan dan nyawamu
Pejamkan hendak kedua matamu
di sana kau lihat permai rupamu 


Rupamu itu yogya kau serang

Supaya sampai ke negeri yang henang
Seperti Ali tatkala berperang
Melepaskan Duldul tiada berkekang 


Hamzah miskin orang ‘uryâ ni

Seperti Ismail menjadi qurbâni
Bukannya ‘Ajam lagi ‘Arab î

Senantiasa wâshil dengan Yang Bâ qî

Hamzah Fansuri
Maksud Syair:
Syair sufi agung ini yang berjudul “Sidang Fakir Empunya Kata” bertujuan ingin bercerita tentang Allah sesuai dengan pengalaman batin yang dialaminya. Menurutnya, Allah itu terlalu nyata daripada semua hal yang nyata. Keadaan Allah dikatakan nyata karena seorang arif dapat melihat-Nya dengan mata hatinya dan bukan dengan mata kepalanya. Kerana itu, langkah pertama yang harus dilakukan oleh seorang arif agar dapat melihat Allah dengan jelas adalah mengenal dirinya yang pusatnya terletak di hati setiap manusia.

Hati seseorang harus selalu dicuci agar bersih dari sifat-sifat yang jelek. Penyucian hati perlu dilakukan secara terus -menerus dengan cara berbuat baik kepada siapa saja. Semakin bersih dan jernih hati seseorang, maka akan semakin jelas ia dapat melihat Allah. Perhatikanlah tamsil (ibarat) dalam syair ini adalah ombak dan air asalnya satu. Hamzah Fansuri mengumpamakan alam semesta seisinya (semua makhluk) dengan ombak dan ia juga mengumpamakan Allah dengan air. Ombak berasal dari air dan kembalinya pun juga menuju ke air sebagai asal atau sumbernya. 
wallahualam....
al-fatihah buat sufi agung Nusantara..Syeikh Hamzah Al Fansuri

rujukan

Tiada ulasan:

Catat Ulasan